Rabu, 25 April 2012

Air Beras Penyubur Tanaman


Berawal mulai sekitar mulai 3 bulan lalu, saya sering melihat ibu saya menyisihkan air beras bekas dari cucian beras yang rutin dilakukan sekitar 2 hari sekali. Pada awalnya saya merasa biasa saja, saya piir air beras ini hanya dikumpulkan lalu dibuang secara bersamaan di got atau saluran air dekat rumah. Tetapi keesokkan harinya air cucian beras itu masih ada utuh di dapur. Sayapun tidak berpikir apa-apa saat melihatnya, karena saya pikir ibu saya hanya lupa untuk membuang air cucian beras tersebut. 

Hal itu saya perhatikan jadi kebiasaan rutin yang mulai dilakukan oleh ibu saya. Sayapun mulai agak bingung pada awalnya dan merasa agak terganggu dengan bau yang kurang sedap dari endapan air cucian beras tersebut saat saya berada di dapur. Akhirnya sayapun bertanya langsung kepada ibu saya kenapa air cucian beras itu sekarang selalu dikumpulkan. Ternyata Ia bilang ari cucian beras tersebut bisa menyuburkan tanaman asal jangan terkena daunnya karena akan menimbulkan bercak-bercak putih pada daun tanaman tersebut. Jadi selama ini dikumpulkan untuk menyuburkan tanaman, dan Ayah sayalah yang rutin menyiram tanaman saat malam hari seusai pulang bekerja. Pantas saja saya tidak pernah melihat untuk diapakan air beras tersebut. 

Pertama kali mendengarnya saya tidak langsung percaya apa benar air beras bisa menyuburkan tanaman ?. Namun karena saya enggan bertanya kepada orang lain, akhirnya saya berusaha mencari informasi sendiri sebenarnya apa saja kandungan dari air beras tersebut sehingga bisa menyuburkan tanaman .Dengan bermodalkan modem dan komputer alias mencari di internet, allhasil ternyata memang benar banyak yang menngatakan bahwa air beras bisa menyuburkan berbagai macam tanaman. 

Dari beberapa artikel yang saya baca hamper semua menyebutkan. Kandungan nutrisi beras yang tertinggi terdapat pada bagian kulit ari. Sayangnya sebagian besar nutrisi pada kulit ari telah hilang selama proses penggilingan dan penyosohan beras. Sekitar 80% vitamin B1, 70% vitamin B3 , 90% vitamin B6, 50% mangan (Mn), 50% fosfor (P), 60% zat besi (Fe), 100% serat, dan asam lemak esensial hilang dalam proses membuat beras lebih “indah” untuk dimakan. Maka itu kenapa air cucian beras bisa digunakan sebagai alternative lain selain pupuk untuk menyuburkan tanaman di rumah. Nah mulai sekarang bagi yang kesulitan mencari pupuk untuk tanamannya bisa mencoba air bekas cucian beras sebagai penggantinya dan lumayan untuk menghemat pengeluaran. Tapi ingat hanya pada tanahnya saja jangan sampai terkena daunnya, karena akan menimbulkan bercak-bercak putih yang akan mengurangi keindahan tanaman anda. 

Selamat Mencoba. =)




               

Tidak ada komentar:

Posting Komentar